Sabtu, Agustus 30, 2025
Google search engine
BerandaMedanOrmas PISN Ultimatum Konser LGBT di Medan: Jika Tak Dibatalkan, Siap Aksi...

Ormas PISN Ultimatum Konser LGBT di Medan: Jika Tak Dibatalkan, Siap Aksi Massa!

Medan | RajaPewarta.com — Rencana digelarnya konser yang disebut-sebut melibatkan komunitas LGBT di Hotel Santika, Medan, pada 31 Juli 2025 mendatang, memicu reaksi keras dari sejumlah organisasi masyarakat. Salah satunya datang dari Persatuan Islam Sumatera Nasional (PISN), yang menyatakan sikap tegas: jika konser itu tetap dilaksanakan, mereka siap turun ke lapangan dan membubarkannya.

Hal ini disampaikan Ketua DPW PISN Sumut, Amrin NST, dalam konferensi pers yang digelar di Jalan Gurila, Medan, Jumat (25/7/2025). Ia menyebut konser tersebut sebagai bentuk provokasi terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

“Kami tidak akan biarkan kemaksiatan terang-terangan berlangsung di tanah kami. Jika konser ini tidak dihentikan, kami akan turun langsung dan membubarkannya,” tegas Amrin.

PISN: Ini Ancaman Moral Bangsa

Ketua DPP PISN Kota Medan, H. Pimpin Putra Lubis, juga menyampaikan kecaman serupa. Ia menilai konser LGBT bukan sekadar acara hiburan, melainkan upaya sistematis untuk menormalisasi penyimpangan moral yang ditolak seluruh agama resmi di Indonesia.

“Kami bukan hanya bicara atas nama Islam. Semua agama di Indonesia menolak perilaku LGBT. Ini soal harga diri umat dan masa depan generasi muda,” ujarnya.

PISN juga menegaskan bahwa mereka tidak hanya akan menyampaikan aspirasi melalui media, namun juga siap melakukan aksi nyata jika negara dinilai lalai bertindak.

Berdasar Ajaran Agama, Bukan Kebencian

PISN menegaskan bahwa penolakan terhadap konser tersebut bukan dilandasi kebencian terhadap individu, melainkan kewajiban moral dan religius. Mereka mengutip ayat-ayat suci sebagai rujukan, khususnya kisah Nabi Luth yang menjadi peringatan terhadap bahaya penyimpangan seksual.

“Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat sebelum kamu?”
(QS. Al-A’raf: 80)
“Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu kepada mereka, bukan kepada wanita.”
(QS. Al-A’raf: 81)

Menurut mereka, konser tersebut bukan sekadar pertunjukan musik, tapi merupakan bentuk penetrasi budaya asing yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia.

Desak Pemerintah dan Aparat Bertindak

Dalam pernyataannya, PISN meminta Pemko Medan dan aparat kepolisian untuk segera mencabut izin konser tersebut serta menghentikan semua bentuk promosi yang dianggap mendukung agenda LGBT. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap bentuk-bentuk infiltrasi budaya yang merusak.

“Kami tidak anti hiburan. Tapi jika hiburan jadi kendaraan penyimpangan, itu wajib dilawan,” tegas Amrin NST.

Siap Aksi Bersama Ormas Islam Lain

PISN mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah ormas Islam lainnya di Kota Medan yang juga menyatakan siap bergabung dalam aksi penolakan jika konser tersebut tetap digelar. Mereka mengajak umat Islam untuk bersatu menjaga moral bangsa.

“Kalau negara diam, umat tidak akan tinggal diam. Jangan uji kesabaran kami,” pungkas Pimpin Putra. (Team Redaksi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments